Tanggal : WIB
ultah pandeglang
AGRO BISNIS - MARITIM BISNIS - WISATA BISNIS

AGRO BISNIS - MARITIM BISNIS - WISATA BISNIS 3

Desember 18 2018 Read 289 times

 

Pandeglang - Pandeglang merupakan salah satu daerah di Provinsi Banten yang rawan akan terjadinya bencana alam. Untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan, Bupati meminta setiap Kecamatan harus miliki lumbung pangan, "Biasanya kalau banjir, para petani akan kesulitan untuk menanam padi, oleh sebab itu harus ada cadangan pangan disaat sedang panen, sebagai antisipasi jika terjadi bencana, " kata Bupati Irna pada saat workshop cadangan pangan di RM Rizki, Selasa (18/12).
Irna meyakini, dengan adanya cadangan pangan ditiap Kecamatan dan Desa, tentu akan sangat membantu cadangan pangan daerah dalam hal penanggulangan jika terjadi bencana alam yang berdampak pada kerawanan pangan, "Cadangan pangan Daerah Bisa dibantu dari situ, kita berdayakan sumberdaya manusia- nya, sehingga tidak panik saat memasuki musim penghujan dan terjadi bencana. Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) sudah banyak di Pandeglang, kita tinggal perbaiki kelembagaannya," tuturnya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Pandeglang Moh. Amri menyampaikan, bahwa cadangan pangan terdiri dari tiga bagian yaitu cadangan pangan pusat yang terdiri dari Pusat dan Provinsi, cadangan pangan daerah, dan cadangan pangan masyarakat yang ada di desa, "Cadangan pangan pusat dan Provinsi itu dikelola oleh Bulog dalam hal ini untuk penanganan saat bencana terjadi yang menjadi leading sektornya yaiu BPBD dan Dinsos," kata Amri.
Masih menurut Amri, cadangan pangan masyarakat yang ada di desa ini justru yang belum tersosialisasikan. Kata Amri, cadangan pangan di desa ini dalam bentuk Lumbung Pangan Masyatakat (LPM), "Jika cadangan pangan Pusat, Daerah, dan Desa berjalan baik, kami yakin tidak akan terjadi kerawanan pangan di Pandeglang. Dan di Pandeglang sendiri sekarang sudah ada 37 LPM, diantaranya Mandalawangi, dan Carita," tuturnya.
Masih kata Amri, cadangan pangan untuk Kabupaten Pandeglang idealnya 504 ton,"Jumlah ini, hasil dari jumlah penduduk dikali dengan 80% cadangan pangan provinsi, " tutupnya.

Desember 01 2018 Read 304 times

 

Pandeglang, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengajak masyarakat termasuk lembaga dan ormas di Pandeglang untuk terus membantu Pemerintah melakukan promosi pariwisata agar makin dilirik oleh wisatawan. Pernyataan itu diungkapkan Irna saat menghadiri malam Anugerah Pesona Pariwisata Pandeglang 2018 yang di gelar di Hotel Horizon, Pandeglang, Rabu (28/11/2018).

Bukan tanpa alasan Bupati Irna mengajak segenap lapisan masyarakat untuk membantu Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam melakukan promosi wisata. Pasalnya, Pandeglang merupakan satu dari sepuluh daerah yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Kabupaten Pandeglang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat menjadi salahsatu dari sepuluh kawasan strategis nasional dan ditunjang pula oleh lima proyek nasional.” Ungkap Irna dalam sambutannya.

Terkait dengan kegiatan Anugerah Pesona Pariwisata yang dihelat oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, Bupati berharap agar even tersebut menjadi penyemangat bagi segenap masyarakat Pandeglang untuk berkompetisi secara positif dengan kabupaten atau kota lain dalam mempromosikan potensi wisata.

“Melalui berbagai even, seperti yang dilaksanakan hari ni, mudah-mudahan akan menjadi penyemangat, sehingga dapat berlomba secara positif dan mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain.” Harap Irna.

Tanjung Lesung Wisata Paling Populer

Seperti dketahui even Anugera Pesona Pariwisata Pandeglang 2018, telah dipersiapkan sejak beberapa bulan lalu, khususnya untuk polling tempat wisata favorit dan beberapa kategori lainnya seperti Pulau Terpopuler, Pantai Terpopuler, Kolam Renang Buatan Terpopuler dan lain sebagainya.

Hasil poling menunjukan Tanjung Lesung menjadi Destinasi Wisata terpopuler di Kabupaten Pandeglang dengan hasil polling sebesar 51.3 persen, disusul ditempat kedua adalah Destinasi Wisata Cikoromoy dan Coconut Island ditempat ketiga.

https://www.instagram.com/p/BqwNDM8nlJ4/

Agustus 28 2018 Read 434 times

PANDEGLANG.- Bupati Pandeglang Hj Irna Narulita mengajak masyarakat agar terus mengembangkan pangan lokal, menurutnya kosumsi pangan lokal harus ditingkatkan dan menjadi ketergantungan dengan mengubah kosumsi nasi menjadi umbi-umbian,

"Saat ini salah satu hambatanya adalah merubah pola pikir masyarakat yang menilai kalau belum makan nasi sama saja belum makan, maka dari itu ada gerakan 'isuk isuk ulah dahar kejo', umbi umbian seperti Talas Beneng yang saat ini di launching, makanan tersebut bisa membuat perut kenyang, kaya akan serat dan vitamin, tidak mengandung gula sangat baik untuk kesehatan". Hal tersebut dikatakan saat menghadiri Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu yang di adakan oleh Dinas Ketahanan di Alun-alun Pandeglang, Minggu(04/02).

Event seperti ini merupakan salah satu terobosan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Ketahanan Pangan untuk terus memperkenalkan makanan khas Pandeglang ke Provinsi Banten bahkan sampai ke tingkat Nasional,

"Kita yakin, kedepan nya Pandeglang akan menjadi pemasok pangan terbesar di Provinsi Banten, bahkan nasional, tetapi kita mengincar Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi) terlebih dahulu yang jumlah penduduk nya saat ini mencapai 24 juta orang Sambungnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pandeglang menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat potensi pangan lokal untuk oleh -oleh khas Pandeglang. "Acara ini diikuti oleh 40 orang Chef hotel se-Provinsi Banten, Kelompok Wanita Tani (KWT), UKM, diharapkan nantinya hotel hotel di Provinsi Banten dapat menyuguhkan pangan lokal di setiap kulinernya serta dapat meningkatkan potensi wisata kuliner khas Pandeglang dan perlu kita ketahui tanpa bahan terigu, ternyata pangan lokal kita lebih menjanjikan dan sehat"Ungkapnya.

Dalam acara ini Juara I untuk kategori Chef di Menangkan oleh Hotel Wisata Baru dengan olahan Abon Sukun, sedangkan untuk Kategori UKM di menangkan oleh Pandaya Singkong Rasa. Hadir dalam acara ini Direktur Buah dan Flora Kementrian Pertanian RI Sarwo Edi, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, Ketua MUI Pandeglang KH. Hamdi Ma'ani, serta seluruh kepala OPD Kabupaten Pandeglang.***

Internal Audit Charter

PETA PANDEGLANG