Tanggal : WIB
bannernnn
Desember 21 2018 Read 128 times

 

Pandeglang, Sekretaris Daerah Pery Hasanudin didampingi Kepala Dinas Komsantik Pandeglang Yahya Gunawan  menerima kunjungan Tim Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi (BJIK) BPPT RI  yang dipimpin oleh Kepala BJIK-BPPT Raden Muhammad Taufik Yuniantoro, terkait penyerahan dokumen Masterplan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kabupaten Pandeglang untuk lima tahun kedepan. pertemuan tersebut bertempat di Ruang Garuda Pendopo Kab. Pandeglang , Kamis (20/12).

Tujuan Penyerahan dokumen masterplan tersebut adalah sebagai petunjuk untuk implementasi TIK dikabupaten Pandeglang yang dapat dilaksanakan sesuai dengan timeline dari tahun 2019 s.d 2023 disesuaikan dengan kondisi daerah yang mendukung untuk Smart Governance yang komprehensif, integratif dan maju.

Sekretaris Daerah Pery Hasanudin meminta agar setiap unit kerja atau OPD diharapkan bisa memperkuat kapasitas SDM agar handal dalam penggunaan TIK.

"Memanfaatkan kemajuan teknologi informatika harus meningkatkan pula Sumber Daya Manusia dan  efektifitas kerja di instansi hingga terbangunnya budaya kerja digital yang produktif dan inovatif", harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik Yahya Gunawan menjelaskan, perkembangan TIK di Kabupaten Pandeglang diakuinya sudah sangat berkembang untuk mendukung pelaksanaan tugas sesuai dengan tugas dan fungsi pada tiap OPD, menurutnya dokumen Masterplan TIK ini berguna untuk Kebijakan TIK, Pembangunan Infrastuktur TIK, Kebutuhan akan Perangkat Keras dan Lunak, Aplikasi yang dibutuhkan serta Tata Kelola TIK dimasing2 unit kerja  yang dapat mencukupi standar baku operasional yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan .

"Melalui TIK , kita cegah peluang terjadinya korupsi dan nepotisme. melalui TIK pula formulai kebijakan dan implementasinya bisa kita tingkatkan kualitas sehingga terbangun tata kelola pemerintahan daerah yang baik, transparan dan kredibel", jelasnya.

Diwaktu yang sama, Irfani Ahmad, perekayasa Madya BPPT mengungkapkan kondisi terkini dalam hal tata kelola yang menurutnya masih ada kendala yang harus dihadapi Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

"Seperti yang kita ketahui, Kabupaten Pandeglang masih harus meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaksanaan TIK di semua OPD, belum adanya perencanaan dan evaluasi serta pada saat dilakukan survey, perbup E-Government masih belum ada dan  pada FGD pada bulan november Perbup E-Government sudah ada, tentu hal tersebut merupakan kemajuan dari sisi kebijakan yang perlu ditindaklanjuti".

"pada saat survey ke tiap OPD pengelola aplikasi, diantaranya DPMPTSP, DISDIK,DINKES, BAPPEDA, DISDUKCAPIL, DISKOMSANTIK,BPKD,BP2D,BKD,SETDA, didapat aplikasi-aplikasi tersebut yang berjalan dengan baik, namun pada saat survey pada Bulan Mei kami menginformasikan bahwa untuk JDIH dan sebagian besar Website tidak terupdate dan akurasi konten navigasinya juga perlu ditingkatkan", tutupnya.

Hadir dalam acara ini Sekretaris Dewan Entis Sutisna, Kepala Dinas Sosial Taty Suwagiharti, Kepala DPMPTSP Ida Novaida, Direktur RSUD Berkah dr. Firman, para Sekretaris Dinas, para Kabid dan Kasi yang mewakili OPD. (Hafid)

Desember 14 2018 Read 43 times

 

Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berikan Penghargaan Peduli HAM dalam Rangka Hari Hak Asasi Manusia Dunia ke 70 kepada Kabupaten Pandeglang untuk kedua kalinya, penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly dan diterima oleh Wakil Bupati Tanto Warsono Arban di Kantor Kemenkumham, Selasa(12/12). Wakil Presiden Jusuf Kalla turut hadir dan membuka acara ini.

Kabupaten Pandeglang termasuk di antara dari 409 Kabupaten atau Kota yang meraih penghargaan ini, Kabupaten Pandeglang termasuk Kabupaten yang ikut berpartisipasi dan pencapaian pemenuhan HAM.

Dalam sambutan nya, Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengucapkan selamat kepada Provinsi maupun Kabupaten atau Kota atas penghargaan yang diterima, “Penghargaan Peduli Ham ini bertujuan untuk memotivasi Pemerintah Provinsi atau daerah untuk melaksanakan Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Kemajuan HAM di daerahnya”, Ungkap Wakil Presiden.

Sementara Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban mengatakan Penghargaan tersebut merupakan yang kedua kalinya diberikan Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Pandeglang, menurutnya ini merupakan prestasi luar biasa, “terimakasih Kepada Masyrakat kabupaten Pandeglang, jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, ini merupakan Komitmen dari kepemipinan Bupati dan saya sendiri untuk mewujudkan harapan masyarakat terkait dengan HAM, kami akan berusaha mepertahankan prestasi ini mudah-mudahan kita kembali mendapatkan yang ketiga kalinya di tahun yang akan datang, karena HAM merupakan kewajiban kami untuk seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang, “Ucapnya.

November 06 2018 Read 211 times

 

Tangerang, pandeglangkab.go.id- Pekan Olahraga Provinsi Banten kembali digelar. Pembukaan even empat tahunan itu di gelar di Sport Center Kelapa Dua Kabuapten Tangerang, Minggu 3/11 malam. Pandeglang sebagai bagian dari Provinsi Banten juga mengirimkan para atlitnya, devile bahkan di pimpin langsung oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Tak hanya memimpin devile, Bupati juga memberikan kobaran semangat agar para atlit berjuang dengan penuh semangat, meraih prestasi tertinggi dan mengharumkan nama Pandeglang di bidang olahraga."Harapan besar masyarakat Pandeglang ada di pundak kalian, Saya percaya kontingen Pandeglang pasti bisa. Kobarkan terus semangat kalian, raih medali emas sebanyak-banyaknya, buktikan bahwa atlet Pandeglang bisa meraih prestasi tertinggi di Porprov ini." Ungkap Bupati penuh semangat.

Kehadiran Bupati Pandeglang terlihat sangat berarti bagi para atlit asal kota santri, mengingat hal itu menjadi salahsatu wujud perhatian langsung Pemerintah Daerah dalam memajukan bidang olahraga, yang merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.

Bagi para atlit, even seperti Porprov  menjadi salahsatu ukuran kemajuan yang diraih dalam latiahn serta melihat sejauhmana Kabupaten / Kota lain di Banten dalam mengembangkan olahraga sebagia bagian dari prestasi daerah yang diharapkan dapat memberi andil besar dalam kemajuan sebuah daerah. Wujud perhatian langsung sang pimpinan daerah tentu sangat berarti bagi mereka.

Bupati Pandeglang, juga berharap agar atlit pandeglang mampu merebut medali sebanyak-banyaknya, sekaligus memperbaiki peringkat yang tahun lalu di Porprov ke-IV yang kurang memuaskan. Seperti diketahui tahun lalu, Pandeglang tidak masuk dalam tiga besar, dimana saat itu, Kota Serang tampil sebagai kampiun, disusul oleh Kota Tangerang Selatan dan Kota Cilegon di tempat kedua dan ketiga.

"Semoga para atlet bisa berjaya dan membawa kebanggaan Kabupaten Pandeglang di bidang olahraga" harap Irna.

Halaman 1 dari 5

Internal Audit Charter

PETA PANDEGLANG